Kunjungan Benchmarking Senat UIN Palopo ke UIN SMH Banten Perkuat Sinergi dan Tata Kelola Perguruan Tinggi

PPIDUINBANTEN – Senat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menerima kunjungan benchmarking dari rombongan Senat UIN Palopo pada Rabu (22/07/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Rapat Senat UIN SMH Banten tersebut dihadiri oleh Ketua Senat, Kepala Biro AUPK, Kepala Biro AAKK, serta Sekretaris Senat UIN SMH Banten untuk mendiskusikan penguatan tata kelola lembaga, pengembangan akademik, dan perencanaan infrastruktur kampus.

Dalam sambutan penerimaannya, Ketua Senat UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. B. Syafuri, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kedatangan delegasi UIN Palopo. Prof. Syafuri memaparkan sejarah panjang alih status lembaga serta dinamika perkembangan kampus dari waktu ke waktu, termasuk perluasan kawasan kampus 2 seluas 49 hektare yang kini terus dikembangkan.

“Kami sangat bersyukur dapat bersilaturahmi langsung dengan jajaran Senat UIN Palopo di Serang. Pertemuan ini menjadi momentum berharga untuk saling berbagi informasi, memperkuat sinergi tata kelola perguruan tinggi, serta bersama-sama menjalankan amanah pembinaan umat di bawah naungan Kementerian Agama,” ujar Prof. Syafuri.

Lebih lanjut, Prof. Syafuri memaparkan pertumbuhan kapasitas akademik UIN SMH Banten yang kini didukung oleh lebih dari 20 Guru Besar, sekitar 250 tenaga pengajar, serta ekspansi program pascasarjana. Saat ini, Pascasarjana UIN SMH Banten telah menyelenggarakan program Doktor (S3) untuk Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Hukum Ekonomi Syariah (HES).

Mewakili Rektor UIN SMH Banten, Kepala Biro AUPK, Dr. H. Zaenuri, S.Ag., M.Hum., menegaskan pentingnya peran Senat sebagai pertimbangan strategis serta penyeimbang keberlangsung universitas, baik dari sisi regulasi maupun pengembangan sumber daya manusia. Dr. Zaenuri juga memaparkan pengelolaan kampus berbasis Badan Layanan Umum (BLU) serta arah pengelolam infrastruktur kampus yang terintegrasi.

“Pengembangan kampus UIN SMH Banten dirancang secara berkelanjutan dengan prinsip resilient dan green campus, termasuk efisiensi tata ruang serta pengurangan biaya operasional energi. Perancangan master plan dan transformasi sistem berbasis TI ini turut didampingi oleh tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) guna memastikan integrasi sistem yang matang untuk masa depan,” terang Dr. Zaenuri.

Sementara itu, Ketua Senat UIN Palopo, Prof. Dr. H. Muammar Arafat, M.H., menyampaikan rasa terima kasih atas penyambutan yang sangat terbuka dari pihak tuan rumah. Mantan Wakil Rektor Bidang Akademik periode 2019–2023 tersebut memaparkan rekam jejak transformasi UIN Palopo, mulai dari status Filial IAIN Alauddin pada tahun 1968, STAIN Palopo pada 1997, IAIN Palopo pada 2014, hingga resmi beralih status menjadi UIN Palopo berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2025.

“Sebagai UIN yang baru bertransformasi, kami mengutus perwakilan Senat untuk mempelajari praktik-praktik baik (best practices) yang telah diterapkan di UIN SMH Banten. Kami berharap dapat menggali banyak masukan terkait tata kelola keanggotaan senat, mekanisme persidangan, hingga penyusunan regulasi kelembagaan,” ungkap Prof. Muammar.

Melalui agenda benchmarking ini, kedua pihak berkomitmen untuk terus membuka ruang diskusi antarsenator guna memperkuat mutu akademis, tata kelola administrasi, serta pengembangan sarana prasarana demi kemajuan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia.
Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan cendera mata, setelah itu dilanjutkan dengan sharing session dengan kedua belah pihak.

Scroll to Top